Ruang untuk Bercerita. Penuh Perhatian. Tanpa Penghakiman. Tanpa Solusi Paksa.
Awahita adalah ruang bercerita, bukan tempat mencari jawaban. Bukan konseling, bukan terapi.
Di sini, kamu cukup bercerita. Tidak ada yang akan menyela dengan solusi. Tidak ada yang akan menghakimi pilihanmu. Tidak ada yang akan terburu-buru memberimu nasihat. Yang ada hanyalah seseorang yang sungguh-sungguh hadir, mendengar, dan memberimu ruang untuk merasa dimengerti.
"Kami percaya bahwa setiap orang berhak didengar — bukan karena masalahnya besar atau kecil, melainkan karena menjadi manusia itu sendiri sudah cukup alasan untuk butuh didengar."
Setiap pendengar Awahita melewati seleksi ketat dan pelatihan seni mendengar aktif. Kamu memiliki kebebasan memilih pendengar sesuai preferensi kenyamananmu:
Mahasiswa tingkat akhir psikologi yang sedang menempuh studi. Sangat cocok untuk mendengarkan keluh kesah harian, kejenuhan ringan, dan butuh teman mengobrol yang empati.
Lulusan S1 Psikologi yang telah tersertifikasi pelatihan internal Awahita. Memiliki keterampilan mendengar aktif yang terlatih untuk mengurai perasaan yang rumit.
Praktisi dengan jam terbang tinggi di bidang komunikasi dan ruang aman. Memiliki kedalaman rasa empati untuk mendampingi duka, kelelahan berat, dan dinamika hidup yang kompleks.
Pilih tingkatan pendengar yang kamu inginkan dan tentukan media percakapan (Audio / Video / Teks).
Klik tombol booking, pesan terformat otomatis akan terbuka di WhatsApp untuk dikirimkan ke Admin Awahita.
Admin mengonfirmasi topik (memastikan sesuai S&K) serta memberikan detail pembayaran resmi.
Tautan Google Meet / Zoom dikirimkan. Pendengar hadir 5 menit sebelum waktu yang disepakati.
Isi data di bawah ini, lalu klik tombol untuk langsung terhubung ke WhatsApp Admin.
Berikut adalah ulasan jujur dari teman-teman yang telah menyelesaikan sesi di Awahita:
"Pertama kalinya cerita tanpa dipotong nasihat 'harusnya kamu begini'. Lega sekali, rasanya beban di dada terangkat hanya karena ada yang beneran dengarin."
"Pendengarnya sangat tenang dan tidak menghakimi pilihan hidupku. Sederhana, tapi itu yang sangat aku butuhkan minggu ini."
"Saya ragu karena ini bukan terapi, tapi justru karena tidak ada tekanan diagnosis, saya jadi bisa menangis dan cerita sejujur-jujurnya."
Pengalamanmu akan membantu orang lain menemukan ruang bercerita yang aman (Boleh Anonim).
Kamu tidak harus memikul segalanya sendirian. Lepaskan sejenak beban di dada dalam ruang jujur yang hangat, aman, dan bebas dari penghakiman.
Ambil Ruang Ceritamu SekarangBoleh Anonim • Kerahasiaan Terjamin 100% • Tanpa Nasihat Paksa